Ketahanan adalah sebuah proses, bukan tes kepribadian
Ketahanan tidak berarti selalu merasa positif atau bertahan menghadapi kesulitan sendirian. American Psychological Association menggambarkannya sebagai proses adaptasi dalam menghadapi kesulitan, trauma, tragedi, ancaman, atau stres yang signifikan. Proses itu dibentuk oleh manusia, sumber daya, lingkungan, keterampilan, dan waktu.
Sebuah kutipan dapat mengingatkan Anda akan suatu nilai, namun tidak dapat menghilangkan kesedihan, diskriminasi, penyakit, atau kondisi tidak aman. Istirahat dan meminta bantuan sejalan dengan kekuatan. Begitu juga dengan mengubah tujuan.
Kutipan untuk langkah jujur berikutnya
“Saya menghargai apa yang terjadi dan masih memilih satu tindakan selanjutnya.”
'Memulai lagi tidak berarti kembali ke nol; Saya membawa bukti dari apa yang saya pelajari.’
‘Kecepatan yang lebih lambat masih bisa menjadi arah.’
'Saya tidak harus mengubah rasa sakit menjadi sebuah pertunjukan sebelum saya diizinkan untuk sembuh.'
'Dukungan adalah bagian dari rencanaku, bukan catatan kaki.'
Garis-garis ini dirancang untuk memberikan ruang bagi kenyataan. Jika sebuah frasa terdengar seperti tekanan untuk 'menjadi kuat', tulis ulang frasa tersebut hingga memberikan ruang untuk kesedihan, ketidakpastian, atau istirahat.
Kegagalan, penolakan, kesedihan, dan perubahan kesehatan
Setelah gagal, sebutkan hasilnya tanpa menambahkan keputusan tentang identitas Anda. Setelah penolakan, pisahkan keputusan tersebut dari nilai Anda. Dalam kesedihan, biarkan hari menjadi lebih kecil. Selama tantangan kesehatan, ikuti saran medis yang memenuhi syarat dan tanyakan dukungan apa yang tersedia. Praktik ketahanan harus beradaptasi dengan peristiwa yang terjadi, bukan memaksakan satu skenario dalam setiap kehidupan.
Cobalah catatan tiga kolom: apa yang terjadi, apa yang dapat dikontrol saat ini, dan siapa atau apa yang dapat membantu. Kemudian pilihlah tindakan yang cukup kecil untuk energi yang sebenarnya Anda miliki.
Penetapan tujuan dengan hati-hati
Sasaran spesifik dapat membantu mengarahkan upaya ketika ada komitmen, kemampuan, sumber daya, dan umpan balik. Mulailah dengan versi dua menit: membuka dokumen, menelepon, berjalan ke sudut, minum air, atau menulis pertanyaan yang perlu Anda jawab. Tinjau setiap minggu dan desain ulang rencana ketika keadaan berubah.
Rencana jika-maka dapat menghubungkan petunjuk ke langkah berikutnya: 'Jika saya menyadari bahwa saya menghindari draf tersebut, maka saya akan menulis satu judul kasar dan meminta umpan balik.' Kemajuan adalah pembelajaran dan pengembalian, bukan mempertahankan rentetan yang tidak terputus.
Hubungan adalah bagian dari pemulihan
Orang yang dipercaya dapat membantu Anda melihat kembali kemunduran, berbagi dukungan praktis, atau sekadar tetap berada di masa sekarang. Penelitian persahabatan orang dewasa menemukan hubungan yang bermakna antara hubungan yang mendukung dan kesejahteraan. Pilihlah orang-orang yang bisa mendengar kebenaran, bukan sekedar menyampaikan slogan-slogan.
RiseHush dapat memberikan isyarat yang tenang dan sadar akan sumber sebelum menelepon, berjalan-jalan, atau sesi perencanaan. Biarkan aplikasi mengarah ke luar—kepada seseorang, sumber daya, atau tindakan selanjutnya—dan bukannya menjadi tempat lain untuk membuktikan ketahanan.
Bangun sistem yang lebih lembut
Untuk tindak lanjut praktisnya, baca [rencana jika-maka](/journal/jika-maka-rencana-ubah-motivasi-menjadi-tindakan/), [harapan dengan rencana](/journal/harapan-dengan-rencana-/), dan [pola pikir positif tanpa kepositifan beracun](/journal/pola pikir-positif-tanpa-kepositifan-toksik/).
Bisakah ketahanan dipelajari?
Banyak keterampilan ketahanan yang dapat dipraktikkan, termasuk perencanaan realistis, pengaturan emosi, koneksi, pemecahan masalah, dan mencari dukungan. Konteks dan sumber daya juga penting.
Apakah menjadi tangguh sama dengan selalu bersikap positif?
Tidak. Ketahanan dapat mencakup kesedihan, kemarahan, ketidakpastian, istirahat, dan dukungan profesional. Ini adalah adaptasi, bukan optimisme yang dipaksakan.
Bagaimana cara saya pulih setelah gagal mencapai tujuan penting?
Sebutkan apa yang terjadi, pisahkan hasil dari identitas Anda, identifikasi apa yang dapat dikontrol, mintalah umpan balik atau dukungan, dan pilih langkah kecil berikutnya.
Kapan “terus berjalan” menjadi tekanan yang berbahaya?
Ketika hal ini mengabaikan rasa sakit, mengabaikan kondisi yang tidak aman, mencegah istirahat, atau menghambat bantuan. Rencana yang tangguh dapat mencakup berhenti, mengubah arah, atau meminta bantuan orang lain.
- American Psychological Association. (n.d.). Resilience.
- Mayo Clinic Staff. (n.d.). Anxiety disorders: Diagnosis and treatment. Mayo Clinic.
- Locke, E. A., & Latham, G. P. (2002). Building a practically useful theory of goal setting and task motivation: A 35-year odyssey. American Psychologist, 57(9), 705–717.
- Neff, K. D. (2003). The development and validation of a scale to measure self-compassion. Self and Identity, 2(3), 223–250.
- Pezirkianidis, C., et al. (2023). Adult friendship and wellbeing: A systematic review. Frontiers in Psychology, 14, 1059057.
