121–180 CE · Kaisar Romawi dan filsuf Stoik
Marcus Aurelius
“Very little indeed is necessary for living a happy life.”
Kutipan motivasi harian, dirancang seperti cahaya fajar
121–180 CE · Kaisar Romawi dan filsuf Stoik
Marcus Aurelius memerintah Kekaisaran Romawi dari 161 hingga 180 M, melewati wabah, banjir, dan perang yang nyaris tak putus di perbatasan utara. Yang bertahan darinya bukan sebuah risalah melainkan buku catatan pribadi — Meditations, ditulis dalam bahasa Yunani selama kampanye militer dan tidak pernah dimaksudkan untuk diterbitkan.
Buku catatan itu adalah Stoisisme yang dipraktikkan, bukan diperdebatkan: pengingat bagi dirinya sendiri tentang perhatian, kefanaan, dan betapa sempitnya cakupan hal yang benar-benar dikendalikan seseorang. Karena catatannya tidak ditujukan kepada pembaca mana pun, ia luar biasa bebas dari pertunjukan — dan itulah sebagian besar alasan mengapa ia masih terbaca jernih sembilan belas abad kemudian.
Setiap baris Marcus Aurelius di RiseHush menyebutkan buku dan pasalnya dalam Meditations, memakai penomoran ilmiah standar.
“Very little indeed is necessary for living a happy life.”